Friday, 23 September 2022 03:15 WIB | MARKET UPDATE |GOLDHANG SENGIndeksNikkei 225Minyak Mentah

Nikkei

Saham Tokyo ditutup lebih rendah pada hari Kamis (22/9) menyusul kenaikan suku bunga besar lainnya oleh Federal Reserve AS dan keputusan Bank of Japan untuk mempertahankan kebijakan pelonggarannya.

Indeks acuan Nikkei 225 berakhir turun 0,58 persen, atau 159,30 poin, menjadi 27.153,83, sedangkan indeks Topix yang lebih luas kehilangan 0,24 persen, atau 4,68 poin, menjadi 1.916,12.

Hang Seng

Saham Hong Kong jatuh lagi pada penutupan hari Kamis (22/9) di level terendah 11-tahun karena pasar global dihantam oleh kenaikan suku bunga 75 basis poin yang ketiga berturut-turut oleh Federal Reserve dan peringatan bahwa akan lebih banyak kenaikan lagi.

Indeks Hang Seng turun 1,61 persen, atau 296,67 poin, di level 18.147,95.

Emas

Emas berjangka naik pada hari Kamis (22/9), dengan logam mulia safe haven menemukan dukungan untuk sesi kedua berturut-turut setelah Rusia meningkatkan upaya perangnya di Ukraina.

Namun, penguatan dolar AS menyusul keputusan Federal Reserve pada Rabu untuk menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin membantu membatasi kenaikan emas, ungkap para analis.

Emas untuk pengiriman Desember naik $5,40, atau 0,3%, yang menetap di $1,681,10 per ons di Comex.

Minyak

Minyak berjangka naik pada hari Kamis (22/9) untuk menutup sebagian besar kerugian yang terlihat sehari sebelumnya, karena keputusan Rusia untuk sebagian memobilisasi cadangan di tengah perangnya terhadap Ukraina yang meningkatkan kekhawatiran akan pasokan minyak global.

“Harga minyak mentah tetap bergejolak karena pedagang energi bergulat dengan prospek permintaan yang memburuk yang masih rentan terhadap kekurangan pasokan,” kata Edward Moya, yang merupakan analis pasar senior di OANDA.

Minyak mentah WTI November naik tipis 55 sen, atau 0,7%, yang menetap di $83,49 barel di New York Mercantile Exchange.


0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *